Selasa, 02 April 2013 - 12:49:11 WIB
Kadis Dikpora Lotim : Segera diberlakukan Kurikulum Baru
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Umum - Dibaca: 19 kali

Selong - Mewakili Bupati Lombok Timur berbicara dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Palapa Nusantara Lombok, Senin (1/4) di Gedung Wanita Selong, Kepala Dinas Dikpora, Dr. Syamsuhaidi, memastikan pada tahun 2013 ini akan mulai diberlakukan kurikulum baru, yang diperkaya dengan mata pelajaran budi pekerti. Selain itu jam mata pelajaran agama yang dua jam, akan ditambah menjadi empat jam pelajaran. Hal itu, diungkapkannya sebagai salah satu motivasi bagi sarjana pendidikan agama Islam yang diwisuda, serta mengaitkannya dengan paradigma pendidikan karakter.

Mantan Dosen Universitas Mataram ini, juga memaparkan, momentum wisuda  senantiasa memiliki arti penting dalam perjalanan pendidikan seorang mahasiswa, karena wisuda menandai rampungnya kewajiban dan tanggungjawab akademik seorang mahasiswa setelah sekian lama menempuh pendidikan di lembaga pendidikan tinggi.  

        Menurutnya, misi pendidikan yang diperjuangkan lembaga pendidikan itu, pada hakekatnya sangat relevan dan merupakan bagian integral dari program pembangunan nasional, maupun pembangunan daerah, yaitu pembangunan yang tidak semata-mata bersifat fisik materiil, tetapi pembangunan yang seimbang dan serasi  antara pembangunan fisik dan pembangunan mental spiritual.

             Dalam kaitan itu, para sarjana pendidikan agama Islam yang dihasilkan STIT diharapkan dapat melengkapi kekurangan pemerintah daerah, terutama guru agama, mengingat pendidikan karakter yang menjadi paradigma pendidikan saat ini, perlu diisi dengan pengetahuan agama dan pembentukan akhlakul kariimah. Dengan demikian, maka keberadaan guru-guru agama Islam dalam suatu lembaga pendidikan memiliki makna yang sangat strategis.

“Saya minta, khususnya kepada para wisudawan yang telah siap terjun mengabdi di tempat masing-masing untuk mempersiapkan diri dengan baik agar dapat mendedikasikan ilmu pengetahuannya dengan baik pula kepada anak didik”, pesannya.

         Berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia,  diluruskannya pandangan keliru dalam menafsirkan pengertian SDM yang berkualitas. Kualitas SDM tidaklah ditentukan oleh gelar akademik semata, akan tetapi sejauh mana seseorang mampu menguasai berbagai pengetahuan dan keterampilan yang telah diperolehnya selama dibangku pendidikan, serta sejauh mana pengetahuan dan keterampilan tersebut dapat diterapkan dalam keseharian sehingga dapat mengangkat harkat dan derajat kehidupannya.

            Sumber panitia menyebutkan, wisuda tersebut merupakan yang ke-tiga, setelah mewisuda 45 orang pada tahun 2010, 75 orang pada tahun 2011 dan 238 orang pada tahun 2013. STIT, paparnya merupakan lembaga yang dinyatakan terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, dengan Keputusan Nomor 023/Ban-PT/IX/2011. Kampusnya berpusat di Keruak, pungkas sumber itu. (Zar-Humas)




9 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)